Breaking News

Wakil Bupati Aceh Singkil Buka MQK ke IV Tingkat Kabupaten

Aceh Singkil, 24Jamindonesia.id -  Musabaqah Qira’atil Kutub (MQK) IV Kabupaten Aceh Singkil resmi dibuka di Masjid Nurul Makmur, Senin (27/7/2026), dalam suasana khidmat dan penuh semangat keislaman. Kegiatan ini menjadi bagian penting dari upaya memperkuat tradisi keilmuan Islam sekaligus menyiapkan generasi muda yang mampu membaca, memahami, menghayati, dan mengamalkan kandungan kitab-kitab turats dalam kehidupan sehari-hari.

Pembukaan MQK IV dihadiri oleh Wakil Bupati Aceh Singkil H. Hamzah Sulaiman, S.H., Ketua MPU Aceh Singkil H. Roesman Hasmy, unsur Forkopimda, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Singkil, Plt. Kepala Dinas Syariat Islam Kabupaten Aceh Singkil, serta para tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Membacakan sambutan Bupati Aceh Singkil, Wakil Bupati H. Hamzah Sulaiman menegaskan bahwa Musabaqah Qira’atil Kutub bukan sekadar ajang perlombaan membaca kitab, melainkan sebuah ikhtiar strategis dalam menjaga kesinambungan tradisi keilmuan Islam yang telah diwariskan para ulama dari generasi ke generasi.

“Musabaqah Qira’atil Kutub adalah ikhtiar mulia untuk menjaga kesinambungan tradisi keilmuan Islam. Kami berharap kegiatan ini melahirkan generasi yang tidak hanya mahir membaca kitab, tetapi juga mampu memahami, menghayati, dan mengamalkan kandungannya dalam kehidupan sehari-hari. Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil berkomitmen terus mendukung penguatan pendidikan keagamaan sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang unggul,” ujar Hamzah Sulaiman.

Ia menambahkan, penyelenggaraan MQK IV diharapkan mampu menumbuhkan semangat generasi muda untuk semakin mencintai khazanah keilmuan Islam. Dengan demikian, dari ajang ini dapat lahir kader-kader ulama dan intelektual Muslim yang tidak hanya memiliki kedalaman ilmu, tetapi juga akhlak yang baik serta kepedulian terhadap kemajuan daerah.

Menurutnya, penguatan pendidikan keagamaan merupakan fondasi penting dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri keislaman.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Syariat Islam Kabupaten Aceh Singkil, selaku pelaksana kegiatan, menyampaikan bahwa MQK IV dilaksanakan selama tiga hari, mulai 27 hingga 29 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi wadah strategis untuk meningkatkan kompetensi peserta dalam membaca, memahami, dan mengkaji kitab-kitab turats.

“MQK IV ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana memperkuat syiar Islam di Kabupaten Aceh Singkil, sekaligus mendorong lahirnya generasi muda yang mencintai tradisi intelektual Islam,” ujarnya.

Pelaksanaan MQK IV menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil dalam mendukung penguatan pendidikan keagamaan dan pelestarian warisan intelektual Islam. Di tengah tantangan perkembangan zaman, kegiatan seperti ini dinilai penting untuk menjaga hubungan generasi muda dengan sumber-sumber keilmuan Islam klasik yang menjadi pijakan dalam memahami ajaran agama secara mendalam.

Dengan terselenggaranya MQK IV, Aceh Singkil diharapkan terus melahirkan generasi Qurani yang unggul, berilmu, berakhlak, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan kehidupan masyarakat.


(Irwan Syahputra)
© Copyright 2022 - 24JAMINDONESIA.ID