Aceh Singkil, 24Jamindonesia.id – Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil terus memperkuat sinergi dengan aparat penegak hukum sebagai bagian dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berkeadilan. Hal tersebut ditunjukkan melalui acara ramah tamah dan tradisi peusijuek (tepung tawar) menyambut Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Aceh Singkil yang baru, Syahron Hasibuan, S.H., M.H., yang berlangsung di Pendopo Bupati Aceh Singkil, Selasa (21/7/2026).
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Aceh Singkil, H. Safriadi Oyon, S.H., bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di antaranya Kapolres Aceh Singkil, Dandim 0109/Aceh Singkil, Ketua Pengadilan Negeri Singkil, para kepala instansi vertikal, serta jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil.
Kehadiran seluruh unsur Forkopimda mencerminkan komitmen bersama dalam menjaga stabilitas keamanan, ketertiban masyarakat, serta memperkuat koordinasi lintas lembaga demi mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Dalam sambutannya, Bupati H. Safriadi Oyon menyampaikan ucapan selamat datang dan selamat bertugas kepada Kajari Aceh Singkil yang baru. Ia berharap kepemimpinan Syahron Hasibuan mampu semakin memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan Kejaksaan dalam menegakkan supremasi hukum serta memberikan pelayanan hukum yang berkeadilan kepada masyarakat.
"Sinergi antara pemerintah daerah dan Kejaksaan merupakan kunci utama dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih, akuntabel, dan berkeadilan. Kami berharap kehadiran Bapak Kajari yang baru membawa semangat baru, khususnya dalam upaya pemberantasan korupsi, pendampingan hukum, serta perlindungan terhadap hak-hak masyarakat," ujar Bupati.
Sementara itu, Kajari Aceh Singkil, Syahron Hasibuan, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil beserta seluruh unsur Forkopimda. Ia menegaskan komitmennya untuk menjalankan amanah dengan profesionalisme, integritas, dan menjunjung tinggi prinsip keadilan dalam setiap penegakan hukum.
"Kami siap bersinergi dengan seluruh elemen pemerintah daerah untuk mewujudkan Aceh Singkil yang aman, tertib, dan sejahtera. Kejaksaan akan terus menjadi garda terdepan dalam penegakan hukum sekaligus mengedepankan upaya pencegahan tindak pidana, khususnya tindak pidana korupsi," tegasnya.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan prosesi peusijuek, tradisi adat Aceh yang sarat makna sebagai simbol doa, harapan, dan ungkapan rasa syukur agar pejabat yang baru mengemban amanah senantiasa diberikan kelancaran, keberkahan, serta mampu menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab demi kepentingan masyarakat.
Acara berlangsung dalam suasana khidmat, penuh keakraban, dan kekeluargaan. Momentum tersebut sekaligus menjadi penegasan kuat bahwa soliditas Forkopimda Aceh Singkil akan terus dijaga sebagai fondasi dalam menciptakan pemerintahan yang efektif, penegakan hukum yang berintegritas, serta pelayanan publik yang semakin baik bagi masyarakat.
(Irwan Syahputra)


Social Header