Aceh Singkil, 24Jamindonesia,id-Baitul Mal Aceh Singkil bekerja sama dengan LKP Harjacom, akan menyelenggarakan program pelatihan komputer gratis bagi masyarakat Aceh Singkil. Program ini ditujukan untuk meningkatkan keterampilan dasar di bidang teknologi informasi, khususnya bagi anak putus sekolah, anak yatim, serta masyarakat fakir dan miskin.
Pelatihan ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui penguasaan keterampilan komputer yang dapat dimanfaatkan dalam dunia pendidikan, pekerjaan, maupun kegiatan usaha.
Berdasarkan informasi yang diumumkan panitia, peserta yang dapat mengikuti program ini harus memenuhi sejumlah persyaratan, di antaranya berstatus sebagai masyarakat kurang mampu, anak yatim, atau anak putus sekolah, berdomisili di Kabupaten Aceh Singkil, beragama Islam, dan diutamakan berada pada usia wajib belajar.
"Selain itu, calon peserta diwajibkan melampirkan surat keterangan miskin dari kepala desa, fotokopi KTP atau surat keterangan identitas, fotokopi Kartu Keluarga, fotokopi akta kelahiran, serta pas foto ukuran 3x4 dan 4x6 masing-masing sebanyak empat lembar dengan latar belakang merah.
Materi pelatihan yang akan diberikan meliputi pengenalan komputer, pengenalan sistem operasi Windows, Microsoft Office Word, Microsoft Office Excel, Microsoft PowerPoint, hingga dasar-dasar penggunaan internet dan browsing.
Selama mengikuti pelatihan, peserta akan memperoleh berbagai fasilitas berupa buku panduan, penggunaan komputer selama proses belajar, makanan ringan (snack), serta sertifikat pelatihan komputer setelah menyelesaikan kegiatan.
"Pendaftaran peserta dibuka mulai 21 hingga 24 Juni 2026, dilanjutkan dengan proses seleksi pada 28 Juni 2026. Hasil seleksi dijadwalkan diumumkan pada 29 Juni 2026, sedangkan pelatihan akan berlangsung mulai 1 hingga 31 Juli 2026. Pendaftaran dilakukan di Kantor Baitul Mal Aceh Singkil, Dusun Pancang II, Desa Gosong Telaga Barat, Kecamatan Singkil Utara.
Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui panitia pelaksana pada nomor telepon yang tercantum dalam pengumuman resmi.
Panitia menyampaikan bahwa program pelatihan ini tidak dipungut biaya (gratis). Namun, peserta tidak memperoleh uang saku maupun biaya transportasi selama mengikuti kegiatan.
Kuota pelatihan dibatasi hanya 25 peserta, sehingga masyarakat yang memenuhi persyaratan diimbau untuk segera mendaftarkan diri sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
(Irwan Syahputra)


Social Header