Aceh Singkil, 24Jamindonesia.id. Di Aceh Singkil ada beberapa sekolah kejuruan. Salah satunya, SMK Negeri 1 Singkil Utara.
Sekolah setingkat SMA ini, terletak di jalan Singkil-Rimo Kilometer 17, Desa Gosong Telaga Barat, Singkil Utara, Aceh Singkil.
SMK Negeri 1 Singkil Utara sekarang, berkosentrasi mendidik anak bangsa pada empat jurusan: Agro bisnis tanaman perkebunan (ATP), agro bisnis ternak unggas (ATU), DKV atau Multi Media, dan Teknik Pengeboran Minyak dan Gas (TPMG).
Salah seorang guru senior SMK Negeri 1 Singkil Utara Rina Gemasih mengatakan, dulu sekolah ini, pernah menjadi sekolah jumlah siswanya terbanyak.
Sekolah ini juga katanya, termasuk favorit di Aceh Singkil sehingga ketika itu , SMK Negeri 1 Singkil Utara menjadi sekolah full day atau berasrama pertama di Aceh Singkil.
Siswanya, papar Rina datang dari berbagai penjuru Aceh Singkil. Bahkan, ada siswa yang dari Subulussalam dan Aceh Selatan, termasuk juga dari Pulau Banyak.
Namun, dalam beberapa tahun, seiring dengan semakin banyaknya SMK berdiri dan belajar di pesantren diminati, membuat siswa SMK Negeri 1 Singkil Utara, merosot tajam.
Siswa baru yang masuk setiap tahunnya, ulas Rina Gemasih, tak lebih dari 20 orang siswa.
Ini membuat kalau dahulu banyak ruangan yang tersedia, asrama pun penuh, dalam beberapa tahun terakhir, asrama tutup, sementara ruangan kelas kosong melompong.
"Alhamdulillah, dalam tiga tahun terakhir, 2023, 2024, 2025, terutama tahun ini, jumlah siswa yang masuk belajar di SMK terus bertambah secara signifikan," ungkap Rina Gemasih.
Menurut data dari Panitia Penerimaan siswa baru PPPDB, Resi Andriani, sampai saat ini jumlah siswa yang mendaftar sudah mendekati 60-an.
"Karena masa PPPDB masih panjang, jumlah ini, akan terus bertambah," jelas Resi.
Semakin banyaknya peserta didik yang melirik dan memasuki SMK Negeri 1 Singkil Utara, tidak terlepas dari branding sekolah ini yang terus membaik dan naik.
Ini terjadi, seiring dengan tenaga pengajar di sekolah itu, banyak yang berkualitas dan berdedikasi tinggi.
Tidak itu saja, kegiatan belajar mengajar lebih berorientasi dan fokus pada vokasi, yakni pada perkembangan dunia usaha dan industri.
Kepala SMK Negeri 1 Singkil Utara Sakinah, SPt menjelaskan, SMK Negeri 1 Singkil Utara sekarang lebih mengacu kepada dudi. Pendukungnya adalah TEFA, semacam miniaturnya dari industri dan perusahaan.
"Jadi mulai dari materi ajar, metode, praktik belajar, semua berdasarkan dari apa yang kita lakukan di dunia usaha dan industri,” kata Kepala SMK Negeri 1 Singkil Utara Sakinah, S.Pt.
Sakinah menegaskan, SMK adalah sekolah yang lebih fokus pada pengembangan keterampilan dan keahlian tertentu sesuai dengan jurusan.
"Mau kuliah dari SMK boleh, mau kerja, sangat mendukung ilmunya, mau masuk polisi dan tentara diutamakan asal fisik memenuhi syarat," tutur Sakinah.
Di SMK Negeri 1 Singkil Utara, kegiatan ekstra kurikuler pun mulai bervariasi dan menyentuh kehidupan sehari-hari.
Ada praktik salat, fardhu ain, sapa dan salaman dengan guru dan sesama siswa, membaca Al-Quran, Pramuka, gerakan literasi dan berbagai teknik pembuatan spanduk, baliho, dan foster .
Sakinah juga menyampaikan, sarana prasarana mulai kembali dibenahi, hampir semua atap dan lantai lokal direnovasi.
Kemudian tempat parkir dan kantin dibangun lebih repsentatif, dan taman sekolah mulai ditata.
Tidak itu saja, berbagai laboratorium penunjang kegiatan belajar-mengajar mulai tersedia, seperti laboratorium komputer, labor kimia, dan labor bahasa.
Juga tersedia pula peralatan lapangan, seperti traktor, ada pula kandang ayam petelur, kandang kambing untuk jurusan ATU. Miniatur kebun sawit, kebun palawija dll.
(Irwan Syahputra)


Social Header